2009-04-30
Latihan UAS KKPI XII
a. target pembaca b. konten/isi c. software yang digunakan
d. siklus hidup e. biaya
2. Software apa saja yang dapat digunakan dalam membangun website, kecuali …..
a. HTML b. Notepad c. Macromedia Dreamweaver
d. Mozilla Firefox e. Microsoft Power Point
3. Yang dimaksud dengan sebuah format bahasa sebuah web page yang ditampilkan pada layer web browser adalah ……..
a. Bahasa Pemrograman b. HTML c. web editor
d. website e. web browser
4. Apakah kepanjangan dari HTML ?
a. Hypertool Markup Language b. Hypertext Mark Language
c. Hypertext Markup Language d. Hypertext Markup Lounge
e. Hypertool Mark Lounge
5. Software yang digunakan sebagai tempat untuk membuat/mengedit desain sebuah situs dan mengetik HTML disebut …....
a. Web editor b. HTML c. Web Browser
d. Website e. Bahasa Pemrograman
6. Di bawah ini merupakan keunggulan dari Web editor Macromedia Dreamweaver MX kecuali ……………………
a. Bersifat komersil b. dapat membuat template c. bersifat WYSIWG
d. Mudah dipelajari e. efisiensi penyimpanan file
7. Yang perlu diperhatikan dalam siklus hidup membuat website, kecuali ……
a. Siapa yang mau membuat website? C. Apa isi dari website ?
b. Siapa yang akan membaca isi website? D. Bagaimana cara membuatnya?
e. Software apa yang digunakan?
8. Apa saja yang bisa terlihat atau didengar dalam sebuah halaman web merupakan definisi dari …….
a. Elemen halaman web b. bahasa pemrograman c. siklus hidup
d. Website e. Hyperlink
9. Elemen halaman web terdiri dari ………..
1. teks, gambar, hyperlink, audio d. teks, gambar, hyperlink, html
2. teks, bahasa, html, video e. bahasa, gambar, link, video
3. teks, html, hyperlink, audio
10. Kumpulan teks atau gambar yang sudah disematkan alamat halaman web yang lain atau URL disebut ………
a. paragraph b. audio c. Video d. Hyperlink d. bahasa
11. Kepanjangan dari URL adalah ………
1. Uniform Resources Language d. Uniform Rows Locator
2. Uniform Rows Language e. Uni Resources Locator
3. Uniform Resources Locator
12. Berikut ini merupakan ekstension dari format audio atau video, kecuali ….
a. .midi b. . wav c. .MPEG d. .WMV e. .xls
13. Sebuah halaman situs dibagi menjadi dua bagian yaitu head dan body. Apa saja yang dapat diletakkan pada bagian head, kecuali …….
1. judul pada title bar d. script CSS
2. keyword untuk search engine e. apa saja yang tampak pada web browser
3. apa saja kecuali yang tampak pada web browser
14. Berikut ini adalah cirri-ciri dari format bahasa HTML, kecuali …….
1. memiliki tag pembuka < > dan penutup </ >
2. diberikan pesan error bila terjadi kesalahan
3. tidak ada pesan error bila terjadi kesalahan
4. disimpan dalam ekstensi .htm atau .html
5. bukan sebuah bahasa pemrograman
15. Tag < !-- .... --- > memberitahukan browser untuk .......
1. mengabaikan teks apa pun yang ada di dalamnya
2. menampilkan komentar yang ada di dalamnya
3. membuat sebuah paragraf
4. memberikan background gambar
5. memberikan background warna
16. Tag yang dipakai untuk membuat teks atau gambar yang dilingkupinya menjadi sebuah hyperlink yang bisa diklik dan memiliki atribut href, target dan name adalah ....
a. <a> .....</a> b. <b> .....</b> c. <c> .....</c>
d. <p> .....</p> e. <br> .....</br>
17. <b>Selamat datang</b>
<i>di website</i>
<u>paling keren</u>
Hasil dari kode html diatas akan ditampilkan pada web browser ……
a. Selamat datang b. Selamat datang c. Selamat datang
di website di website di website
paling keren paling keren paling keren
d. Selamat datang e. Selamat datang
di website di website
paling keren paling keren
18. <p>Selamat datang</p>
<p>di website</p>
<p>paling keren <br>di Indonesia</p>
Hasil dari kode html diatas akan ditampilkan pada web browser ……
a. Selamat datang b. Selamat datang c. Selamat datang
di website di website di website
paling keren paling keren paling keren
di Indonesia di Indonesia di Indonesia
d. Selamat datang e. Selamat datang
di website di website
paling keren paling keren
di Indonesia di Indonesia
19. <p>Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.</p>
<ol start= “3”>
<li>Secara default, urutan dalam bentuk angka.</li>
<li>Ini daftar kedua</li>
<li>Ini daftar ketiga</li>
</ol>
Kode di atas akan diterjemahkan oleh browser menjadi :
a. Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.
3. Secara default, urutan dalam bentuk angka
4. Ini daftar kedua
5. Ini daftar ketiga
b. Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.
3. Secara default, urutan dalam bentuk angka
4. Ini daftar kedua
5. Ini daftar ketiga
c. Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.
1. Secara default, urutan dalam bentuk angka
2. Ini daftar kedua
3. Ini daftar ketiga
d. Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.
1. Secara default, urutan dalam bentuk angka
2. Ini daftar kedua
3. Ini daftar ketiga
e. Contoh daftar terurut. Daftar di bawah dimulai dari angka 3.
3. Secara default, urutan dalam bentuk angka
4. Ini daftar kedua
5. Ini daftar ketiga
20. Fasilitas dalam internet yang berfungsi untuk mengirim surat secara elektronik ke seluruh dunia disebut dengan ....
a. Browsing b. Search engine c. Email d. Post e. chatting
21. Send adalah perintah untuk .....
a. mengirim email b. Menerima email c. Mengubah email
d. membaca email e. Menghapus email
22. Menjawab atau membalas Email yaitu dengan perintah .....
a. send b. Forward c. compose d. back e. reply
23. Apabila ingin mengetik email, maka harus meng-klik tombol .....
a. send b. Forward c. compose d. back e. reply
24. Untuk mencari teman yang pernah berhubungan dengan kita mislanya saat SD/SMP/SMA ataupun satu kampung halaman dapat menggunakan ......
a. Google b. Yahoo c. Facebook d. Detik.com e. blog
25. Di bawah ini adalaha aplikasi berbasis web, kecuali .....
a. Opera b. Netscape c. IE d. Eudora e. SuSEE
26. Di bawah ini yang termasuk software berbasis Linux adalah ....
a. Opera b. Netscape c. IE d. Eudora e. SuSEE
27. Untuk mencari teman atau kenalan baru dari seluruh dunia dapat menggunakan fasilitas ......
a. Google b. Yahoo c. Friendster d. Detik.com e. blog
28. Salah satu contoh domain name gratis untuk website adalah ….
a. www. arman.com b. www.anisa.com c. www.atik.com
d. www.atiqah.geocities.com e. www.arif.com
29. Fasilitas pembuatan website atau blog gratis adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. multiply.com b. blogspot.com c.friendster
d. mail.yahoo.com e. wordpress.com
30. Apabila kita ingin menampilkan foto di blog/website di internet maka menggunakan perintah ….
a. download b. upload c. send d. reply d. attachments
Teori Membuat Website1
Dewasa ini, hampir semua dokumen web dibuat dengan bahasa HTML (Hypertext Mark-up Language). Meskipun anda bisa saja membuat web page (halaman web) tanpa mengerti sedikitpun HTML, yakni dengan menggunakan editor HTML berjenis WYSIWYG seperti Microsoft FrontPage, Macromedia Dreamweaver atau Netscape Composer, namun sangat disarankan bahkan nyaris diharuskan, agar anda mengerti bahasa HTML. Terutama agar anda bisa memanfaatkan secara optimal berbagai fasilitas browser dan mengingat sejumlah kelemahan yang terdapat pada editor WYSIWYG seperti di atas. Untuk itu langkah pertama bagi Anda yang bercita-cita memiliki website sendiri adalah belajar HTML.
HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa program yang digunakan untuk menulis format dokumen yang dapat digunakan dalam Web. Dengan HTML, teks ASCII (file *.txt) dapat dipoles (di-mark-up) dengan kode-kode tertentu yang disebut tag untuk menjadi dokumen HTML (file *.htm atau *.html). Oleh karena itu, untuk membuat dokumen HTML, anda bisa menggunakan semua program teks editor biasa, mulai dari Notepad hingga MS Word. Untuk mudahnya, kita gunakan program Notepad. Bukalah program Notepad. Bila anda belum tahu caranya, klik Start > Programs > Accessories lalu Notepad. Sekarang ikutilah dengan seksama latihan-latihan berikut satu demi satu.
Daftar Definisi
- Internet
- Singkatan dari interconnection network atau hubungan antar jaringan. Internet ialah jaringan komputer global dan merupakan jaringan komputer yang terbesar di dunia karena mampu menghubungkan seluruh komputer yang ada di dunia.
- HTTP
- Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol adalah salah satu protokol bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi antar server komputer dalam internet. Protokol bahasa yang lain dalam internet misalnya: Telnet, News, Gropher, FTP.
- URL
- Singkatan dari Uniform Resource Locator adalah standar pegalamatan sebuah file di Internet yang dirancang khusus untuk digunakan dengan browser WWW seperti Netscape, Internet Explorer, Opera, dan lain-lain.
PENGENALAN KODE HTML
Dalam program Notepad anda, tulislah seperti ini:
<HTML>
</HTML>
Masing-masing baris di atas disebut tag. Tag adalah kode yang digunakan untuk me-mark-up (memoles) teks ASCII menjadi file HTML. Setiap tag diapit dengan tanda kurung runcing. Ada tag pembuka yaitu <HTML> dan ada tag penutup yaitu </HTML> yang ditandai dengan tanda slash (garis miring) di depan awal tulisannya. Tag di atas memberikan faidah bahwa yang akan ditulis diantara kedua tag tersebut adalah isi dari dokumen HTML. Perlu anda ketahui bahwa tag-tag html dapat ditulis dengan huruf besar ataupun huruf kecil. Artinya, penulisan <HTML> atau <html> atau <Html> sama saja hasilnya. Namun perlu selalu diingat bahwa penulisan tag yang salah meskipun hanya satu karakter akan berpengaruh terhadap dokumen HTML anda, bahkan bisa berakibat dokumen HTML anda tidak bisa ditampilkan dalam browser.
Sekarang kita akan beralih pada tag selanjutnya. Tambahkanlah tag seperti berikut:
<HTML>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
Isi dari dokumen HTML yang sesungguhnya adalah yang ditulis diantara tag <BODY>. Coba tuliskan:
<HTML>
<BODY>
Tulisan ini akan tampak dalam browser.
</BODY>
</HTML>
Sekarang simpanlah file ini dengan meng-klik menu File lalu Save As. Pada kotak dialog yang muncul, terlebih dahulu klik anak panah kecil di ujung kanan kotak Save as type kemudian pilih All Files (*.*). Setelah itu, isilah kotak File name dengan nama file yang anda inginkan misalnya: latih1.htm. Jangan lupa penambahan ekstensi .htm di belakang nama file! Akhirnya, klik tombol Save maka file akan tersimpan sebagai dokumen web. Kini, tutuplah program Notepad anda. Sekarang bukalah lagi program browser (Internet Explorer) selain jendela browser yang anda baca ini. Klik menu File lalu Open. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Browse. Cari dan pilih file latih1.htm lalu klik Open. Nah, lihatlah hasil karya anda yang pertama!
Tulisan ini akan tampak dalam browser
Apakah tag BODY fungsinya sekedar penanda tubuh atau isi dari dokumen web? Tidak, dalam tag BODY ini bisa kita sisipkan bermacam-macam atribut yang akan berpengaruh terhadap format atau tampilan halaman web secara keseluruhan. Pada kesempatan ini kita mengambil contoh bagaimana mengubah warna latar belakang dan warna tulisan dari halaman web dengan penambahan atribut ke dalam tag BODY.
Sekarang lihatlah kembali browser anda yang sedang menampilkan file latih1 tadi. Klik menu View lalu Source. Dengan instruksi ini akan muncullah program Notepad yang di dalamnya tampak source code atau kode-kode HTML yang tadi anda buat. Misalnya kita akan menjadikan halaman web latih1 ini menjadi berwarna latar belakang kuning dengan tulisan berwarna merah. Untuk itu, kita perlu menambahkan atribut BGCOLOR dan TEXT ke dalam tag body sebagai berikut:
<HTML>
<BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
Tulisan ini akan tampak dalam browser.
</BODY>
</HTML>
Simpanlah kembali file ini (klik File lalu Save). Untuk melihat bagaimana hasilnya, pergilah lagi ke program browser yang menampilkan halaman web latih1 tadi. Klik menu View lalu Refresh atau klik tombol Refresh pada toolbar atau bisa juga dengan menekan tombol F5 pada keyboard. Dengan demikian, browser akan memanggil ulang file latih1 yang kini sudah mengalami perubahan. Maka akan tampaklah hasilnya:
Tulisan ini akan tampak dalam browser
Perlu diketahui bahwa penentuan warna pada HTML bisa dengan nama warna (dalam bahasa Inggris) dan bisa pula dengan kode warna. Kode warna ditulis dalam format heksa #rrggbb. Berikut ini adalah 16 nama warna beserta kodenya dalam format heksa (harap diingat bahwa tulisan 0 adalah angka nol, bukan huruf O).
black,blue, olive, white, fuchsia, green, red, gray dan lain-lain
Dengan demikian, kode HTML untuk contoh di atas bisa ditulis sebagai berikut:
<HTML>
<BODY BGCOLOR="#FFFF00" TEXT="#FF0000">
Tulisan ini akan tampak dalam browser.
</BODY>
</HTML>
Dengan menggunakan kode warna heksa, variasi warna yang dibuat bisa lebih banyak. Klik di sini untuk melihat daftar kode warna yang lainnya!
Demikianlah sekilas fungsi tag BODY. Sekarang bukalah kembali source code alias kode-kode HTML. Masih ingat, kan caranya? (Klik menu View lalu Source). Tambahkanlah tag-tag berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE></TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
Tulisan ini akan tampak dalam browser.
</BODY>
</HTML>
Di sini terlihat bahwa kita menambah tag <HEAD> dan tag <TITLE>. Tag HEAD berfungsi untuk mengapit berbagai macam fungsi dan informasi yang berkenan dengan halaman web yang bersangkutan. Pada latihan kali ini, kita memasukkan tag TITLE diantara tag HEAD. Sesuai namanya, tag TITLE ini berfungsi untuk mengapit kalimat yang menjadi judul dari halaman web tersebut. Sekarang mari kita tuliskan judul halaman web ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Karya Pertamaku</TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="yellow" TEXT="red">
Tulisan ini akan tampak dalam browser.
</BODY>
</HTML>
Simpan lagi file ini dengan meng-klik File lalu Save. Sekarang kita akan melihat bagaimana perubahannya dalam browser. Lakukan lagi Refresh seperti di atas. Maka anda akan melihat di baris teratas (yang dinamakan Title Bar) dari program browser akan menampilkan judul atau titel dari halaman web anda yaitu: Karya Pertamaku. Alhamdulillah, selesailah latihan pertama kita.
MENGUTAK-ATIK HURUF
Dalam latihan kedua ini, kita akan mempelajari beberapa tag yang relatif mudah diingat. Tag-tag ini berfungsi untuk mengubah tipe huruf yaitu menebalkan (bold), membuat tulisan miring (italic) atau memberi garis bawah (underline). Buka lagi program Notepad kemudian tuliskan seperti berikut ini:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tipe-tipe Teks</TILE>
</HEAD>
<BODY>
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miring dan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.
</BODY>
</HTML>
Simpanlah file tersebut. Jangan lupa mengikuti langkah-langkah cara menyimpan file HTML yang sudah kita pelajari dalam latihan pertama dahulu. Setelah file tersimpan, bukalah file tersebut dengan program Internet Explorer. Perhatikanlah bahwa semua tulisan dalam dokumen tersebut masih seragam. Kini, kita akan melakukan sedikit perubahan pada beberapa kata dan kalimat yang ada di situ sehingga menjadi seperti ini:
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan tebal, tulisan miringdan tulisan bergaris bawah. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan tebal dan miring, tulisan tebal dan bergaris bawah atau tulisan miring dan bergaris bawah. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan tebal, miring dan bergaris bawah.
Bagaimana caranya? Bukalah source code dari dokumen tadi (tekan F5), kemudian tambahkan tag-tag berikut. Tag-tag tersebut adalah <B> untuk menebalkan (bold) tulisan, <I> untuk memiringkan (italic) tulisan dan <U> untuk menggaris-bawahi (underline) tulisan:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tipe-tipe Teks</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Ada tiga macam tipe tulisan yang paling sering digunakan dalam penulisan dokumen apa saja. Ketiga tipe tersebut ialah tulisan <B>tebal</B>, tulisan <I>miring</I> dan tulisan <U>bergaris bawah</U>. Bisa pula dua tipe huruf dipadukan misalnya tulisan <B><I>tebal dan miring</B></I>, tulisan <B><U>tebal dan bergaris bawah</B></U> atau tulisan <I><U>miring dan bergaris bawah</I></U>. Bahkan bisa pula ketiga tipe tulisan tersebut sekaligus bergabung menjadi satu berupa tulisan <B><I><U>tebal, miring dan bergaris bawah</B></I></U>.
</BODY>
</HTML>
Setelah anda menambahkan semua tag-tag tersebut, simpan (Save) file source code itu kemudian lakukan Refresh pada dokumen web yang tampak pada program browser anda. Lihatlah hasil perubahannya! Andaikata ada yang tidak beres, coba perhatikan baik-baik penulisan tag-tag anda, mulai dari tag pembuka <HTML> hingga </HTML> jangan sampai ada yang salah tulis meskipun satu karakter. Misalnya: bila tag </TITLE> anda tulis </TILE> maka browser tidak akan menampilkan tulisan apa-apa dalam dokumen anda. Kalau tidak percaya, cobalah menulis source code yang salah seperti itu, simpan (save) kemudian refresh dokumen anda dan lihatlah hasilnya!
Untuk lebih mempermantap keterampilan yang anda dapatkan dari latihan kedua ini, ada baiknya anda mencoba membuat dokumen HTML berikut ini. Buatlah dokumen dengan judul (titel): Pemantapan Tipe-tipe Teks, yang isinya adalah tulisan seperti berikut:
Karena file-file HTML sebenarnya adalah file-file ASCII biasa, maka anda dapat menggunakan editor-editor teks sederhana seperti WordStar (WS), Notepad, MS Write, dan lain-lain. Editor-editor teks tersebut dapat membimbing anda mempelajari kode-kode HTML secara luar dalam. Akan tetapi mungkin anda sedikit frustrasi karena harus mengetik semua kode HTML baris per baris yang dalam perkembangannya akan menjadi sangat rumit. Meski demikian, menggunakan teks editor untuk membuat halaman web adalah cara terbaik untuk benar-benar mengerti tentang struktur file HTML.
Bila anda sudah menyimpannya, bukalah dan lihatlah hasilnya dalam program browser.
HEADER ATAU KEPALA TULISAN
Header adalah huruf-huruf berukuran khusus yang digunakan untuk menuliskan judul bab atau sub bab. Ada enam tingkatan header mulai dari H1 hingga H6. H1 adalah header yang paling besar dan H6 adalah header yang paling kecil. Coba tulis dalam Notepad anda sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2>Header level 2</H2>
<H3>Header level 3</H3>
<H4>Header level 4</H4>
<H5>Header level 5</H5>
<H6>Header level 6</H6>
<HTML><BODY>
Simpanlah dalam format file HTML kemudian buka dalam browser.
BARIS DAN PARAGRAF
Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara membuat baris dan paragraf. Biasanya, untuk membuat baris baru, kita lakukan dengan menekan tombol Enter. Bagaimana dengan dokumen HTML? Cobalah membuat tulisan berikut pada Notepad:
<HTML><BODY>
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
<HTML><BODY>
Simpanlah sebagai file HTML kemudian bukalah dalam browser. Bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya hanya seperti ini:
Baris pertama Baris kedua Baris ketiga.
Kesimpulannya, penekanan tombol Enter tidak menghasilkan baris dalam tampilan browser. Demikianlah sifat penulisan dokumen HTML. Lantas, bagaimana caranya membuat baris? Gunakanlah tag <BR>. Tag ini tidak mempunyai tag penutup. Bukalah source kode file HTML tadi lalu edit seperti berikut:
<HTML><BODY>
Baris pertama
<BR>Baris kedua
<BR>Baris ketiga
</HTML></BODY>
Simpan kemudian lihat hasilnya dengan me-refresh pada browser. Hasilnya kurang lebih akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua
Baris ketiga
Membuat baris kalimat, gampang kan ? Tag <BR> tersebut dapat pula digunakan untuk membuat baris kosong, artinya baris yang tidak mempunyai kalimat apa-apa. Editlah sekali lagi source code latih4.htm menjadi seperti ini:
<HTML><BODY>
Baris pertama<BR><BR>Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga<BR><BR><BR>Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam
</BODY></HTML>
Simpan lalu refresh sekali lagi maka hasilnya akan seperti ini:
Baris pertama
Baris kedua kosong, dan ini baris ketiga
Baris keempat dan kelima kosong, dan ini baris keenam
Di sini kita lihat bahwa tag <BR> yang ditulis dua kali akan menghasilkan dua baris, demikian seterusnya. Setelah pandai membuat baris, sekarang kita akan belajar membuat paragraf. Perhatikanlah contoh tulisan di bawah ini:
<HTML><BODY>
Paragraf pertama <P>Paragraf kedua <P>Paragraf ketiga
</BODY></HTML>
Bila dilihat dalam browser, hasilnya akan seperti ini:
Paragraf pertama
Paragraf kedua
Paragraf ketiga
Dengan berpatokan pada contoh penggunaan tag <P> di atas, cobalah buat file HTML dengan menggunakan Notepad sehingga menghasilkan dokumen HTML yang akan tampak di browser seperti ini:
World Wide Web (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai browser).
Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
Bila anda masih mengingat pelajaran-pelajaran terdahulu, maka tanpa kesulitan yang berarti anda akan bisa membuat source code untuk menghasilkan tulisan-tulisan di atas. Kode sumbernya kira-kira sebagai berikut:
<HTML><BODY>
<B>World Wide Web</B> (WWW) merupakan sebuah sistem dimana informasi (teks, gambar, suara, dan lain-lain) dipresentasikan dalam bentuk <I>hypertext</I> dan dapat diakses oleh sebuah peraga WWW (yang sering disebut sebagai <U>browser</U>).
<P>Informasi di WWW pada umumnya ditulis dalam bentuk HTML (Hypertext Markup Language). Selain itu, informasi lain dapat berupa: gambar (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
</HTML></BODY>
Simpanlah file di atas kemudian buka dalam browser.
NOTASI KHUSUS
Kita telah mengetahui bahwa browser tidak mengenal pembuatan baris dengan tombol Enter. Disamping itu, browser juga tidak mengenal pembuatan spasi lebih dari satu spasi dengan menekan tombol Spasi ataupun tombol Tab. Nah, bagaimana caranya membuat lebih dari satu spasi dalam dokumen HTML? Pembuatan spasi dalam kode-kode HTML diganti tulisan seperti yang bisa kita lihat pada contoh berikut ini:
<HTML><BODY>
kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan<br>kata-kata ini diantarai lima spasi
</HTML></BODY>
Bila dilihat dalam browser hasilnya akan seperti ini:
Kata-kata ini diantarai satu spasi sedangkan
kata-kata ini diantarai lima spasi
ALIGNMENT ATAU PERATAAN
Dalam tulisan cetak, dikenal tiga atau empat macam perataan yaitu rata kiri (align left), di tengah (center), rata kanan (align right) dan rata kiri dan kanan (justify). Tag Header dan Tag Paragraf dapat disisipi dengan atribut align untuk melakukan perataan ini.
Contoh atribut perataan dalam tag header:
<HTML><BODY>
<H1>Header level 1</H1>
<H2 align="center">Header level 2</H2>
<H3 align="right">Header level 3</H3>
<HTML><BODY>
DAFTAR ITEM (BULLET AND NUMBERING)
Ada dua macam daftar item yaitu daftar item tak berurut (bullet) dan daftar item berurut (numbering).
Contoh daftar item tak berurut (bullet):
* item pertama
* item kedua
* item ketiga
Contoh daftar item berurut (numbering):
1. item pertama
2. item kedua
3. item ketiga
Untuk membuat daftar item tak berurut kita gunakan tag <UL> sedang untuk membuat daftar item berurut digunakan tag <OL>. Adapun setiap item ditandai dengan tag <LI>.
Beginilah kode sumber untuk daftar item tak berurut di atas:
<ul>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Dan beginilah kode sumber untuk daftar item berurut di atas:
<ol>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ol>
Kita pun dapat membuat daftar item bertingkat atau daftar item di dalam daftar item. Contohnya sebagai berikut:
* item pertama
* item kedua
o sub item pertama
o sub item kedua
+ sub sub item pertama
+ sub sub item kedua
+ sub sub item ketiga
o sub item ketiga
* item ketiga
Untuk membuat daftar item bertingkat seperti di atas tidak ada penambahan tag atau atribut apa-apa. Yang dilakukan hanyalah menempatkan tag-tag daftar item tingkat bawah di dalam daftar item tingkat di atasnya. Untuk jelasnya beginilah source kodenya:
<ul>
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<ul>
<li>sub item pertama</li>
<li>sub item kedua</li>
<ul>
<li>sub sub item pertama</li>
<li>sub sub item kedua</li>
<li>sub sub item ketiga</li>
</ul>
<li>sub item ketiga</li>
</ul>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Penulisan kode-kode HTML di atas sengaja kita beri spasi agak ke dalam, agar lebih mudah dibaca dan dimengerti mana yang level pertama, kedua dan seterusnya. Sebenarnya, tanpa pemberian spasi, hasilnya dalam browser tetap akan menggunakan spasi agak ke dalam untuk level-level di bawahnya.
Cara yang sama dilakukan untuk membuat daftar item berurut bertingkat. Kita tinggal mengganti tag <UL> dengan tag <OL> maka hasilnya akan seperti ini:
1. item pertama
2. item kedua
1. sub item pertama
2. sub item kedua
1. sub sub item pertama
2. sub sub item kedua
3. sub sub item ketiga
3. sub item ketiga
3. item ketiga
Dari contoh daftar item tak berurut yang bertingkat di atas, kita lihat bahwa secara default, browser akan menampilkan gambar (bullet) bulatan hitam untuk item-item level pertama, lingkaran untuk untuk item-item level kedua, dan kotak hitam untuk item-item level ketiga. Sebenarnya kita pun bisa memilih sendiri bullet jenis apa yang kita ingin gunakan dengan menambah atribut TYPE dalam tag <UL>. Rumusnya: <UL TYPE="jenis bullet">. Dimana nama bullet ada tiga macam: "disc" untuk bulatan hitam, "circle" untuk lingkaran, dan "square" untuk kotam hitam. Jadi bila kita ingin membuat daftar item semacam ini:
* item pertama
* item kedua
* item ketiga
Maka kita menuliskan kode-kode HTML sebagai berikut:
<ul type="square">
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<li>item ketiga</li>
</ul>
Untuk daftar item berurut (numbering), jenis angkanya pun dapat diganti dengan menggunakan atribut yang sama. Jadi rumusnya: <OL TYPE="jenis angka">. Sedangkan jenis angkanya diisi dengan angka 1, A, a, I, atau i tergantung selera kita. Contoh:
<ol type="I">
<li>item pertama</li>
<li>item kedua</li>
<ol type="A">
<li>sub item pertama</li>
<li>sub item kedua</li>
<ol type="1">
<li>sub sub item pertama</li>
<li>sub sub item kedua</li>
<li>sub sub item ketiga</li>
</ol>
<li>sub item ketiga</li>
</ol>
<li>item ketiga</li>
</ol>
Akan menghasilkan daftar item sebagai berikut:
1. item pertama
2. item kedua
1. sub item pertama
2. sub item kedua
1. sub sub item pertama
2. sub sub item kedua
3. sub sub item ketiga
3. sub item ketiga
3. item ketiga
Sekian pelajaran tentang bullet dan numbering.
LINK ATAU KAITAN
Sekarang kita akan belajar membuat link yang merupakan ciri khas dari dokumen web. Link adalah sebuah teks atau gambar yang bila di-klik akan membawa anda ke bagian lain dari dokumen web. Sebuah link biasanya ditandai dengan teks warna biru bergaris bawah atau pointer mouse yang berubah menjadi telunjuk tangan. Untuk membuat sebuah teks atau gambar menjadi sebuah link, kita lakukan dengan mengapitnya dengan tag pembuka <A HREF> dan tag penutup </A>. Jadi rumusnya kira-kira sebagai berikut:
<A HREF="lokasi_tujuan">link</A>.
Contoh link yang menuju ke situs lain: hidayatullah online. Inilah kode sumbernya:
<A HREF="http://www.hidayatullah.com">hidayatullah online</A>
Berdasarkan lokasi tujuannya, link dapat dibedakan atas:
1. Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari sebuah situs
2. Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang sama
3. Link yang menuju ke halaman yang lain dalam situs yang lain
4. Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang sama.
5. Link yang menuju ke bagian tertentu (bookmark) dalam halaman yang berbeda
6. Link yang mengarah ke sebuah file yang dapat ditampilkan dalam browser, misalnya file image (gambar) atau animasi seperti GIF, JPG, BMP dan sebagainya.
7. Link yang mengarah ke sebuah file tertentu yang tidak bisa ditampilkan atau dijalankan dalam browser misalnya: file program (EXE), file kompresi (ZIP), file audio (seperti MP3, RM), file video, dan lain-lain. Bila link semacam ini diklik, akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah anda akan menyimpan (save) file itu dalam hardisk atau menjalankannya dengan program yang sesuai. Proses pengambilan dan penyimpanan file semacam inilah yang dinamakan download.
8. Link yang mengarah ke alamat email. Bila link ini diklik akan membuka jendela pengiriman email dari program email yang terinstall pada komputer user (misalnya Microsoft Outlook). Pada kotak tujuan email (To:) sudah tercantum alamat email tujuan.
Untuk setiap jenis link di atas, yang penting untuk diketahui adalah cara penulisan alamat atau lokasi (URL) dari situs atau file yang dituju oleh link itu. Lokasi ini ditulis diantara tanda kutip sesudah atribut href=. Ketentuannya sebagai berikut:
1. Link yang menuju ke homepage (halaman pertama) dari situs lain, cukup dituliskan alamat URL dari website tersebut, misalnya: href="http://www.situs.com".
2. Link yang menuju ke halaman lain dalam situs lain, maka harus kita tuliskan alamat URL dan lokasi filenya.
Misalnya: href="http://www.situs.com/sini/situ.htm".
3. Link yang menuju ke halaman lain dalam situs yang sama, maka cukup dituliskan lokasi filenya, tanpa menuliskan alamat URL situs itu. Dalam hal ini ada beberapa kemungkinan:
a) Bila file tersebut berlokasi pada folder yang sama dengan file dari link tersebut maka cukup dituliskan nama filenya, misalnya: href="freeware1.htm".
b) Bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di bawah folder yang ditempati oleh link tersebut, maka harus dituliskan nama foldernya. Misalnya: href="javascript/js001.htm".
c) Sedangkan bila file yang dituju itu berada dalam folder yang lain di atas folder yang ditempati oleh file dari link tersebut maka dituliskan seperti berikut: href="http://bundasyahdu.multiply.com/rainbow.gif".
d) Bila file tersebut letaknya dua tingkat di atas maka dituliskan dua kali titik dua seperti ini: href="http://bundasyahdu.multiply.com/rainbow.gif" dan seterusnya.
4. Untuk membuat link yang menuju ke bagian tertentu dari sebuah halaman web, sebelumnya kita harus memberi nama pada tempat/lokasi yang akan dituju itu dengan mencantumkan tag <a name="bagian"></a> pada baris yang akan dituju itu. Setelah itu barulah kita bisa membuat link yang menuju ke bagian tersebut. Dalam hal ini ada dua kemungkinan.
a) Bila tempat yang dituju itu terdapat dalam halaman yang sama dengan link tersebut maka cukup dituliskan nama lokasi yang dituju itu. Misalnya: href=#bagian.
b) Bila tempat yang dituju itu terletak pada halaman yang lain maka harus dituliskan nama file dari halaman itu baru nama tempatnya. Misalnya: href="lain.htm#bagian".
5. Link yang mengarah ke sebuah file yang bukan file HTML misalnya file program, audio, image, dan lain-lain cara penulisannya sama saja caranya dengan file HTML seperti pada point 1, 2 dan 3 di atas.
6. Link yang berisi alamat email dituliskan seperti berikut: href="mailto:adifitrah@maktoob.com".
Telah kita ketahui bahwa bila sebuah link diklik maka browser akan menampilkan halaman yang dituju oleh link tersebut. Cara browser memunculkan halaman tujuan ini ada dua macam.
1. Ditampilkan pada jendela yang sama. Artinya, halaman tempat link itu akan digantikan oleh halaman yang dituju oleh link tersebut. Ini merupakan cara pemunculan default.
2. Ditampilkan pada jendela yang lain. Artinya, akan muncul jendela baru yang menampilkan halaman yang dituju. Untuk membuat link semacam ini, kita harus menambahkan atribut TARGET="_blank" dalam tag <A HREF>. Contoh: <a href="webpage.htm" target="_blank">.
Sekian pelajaran tentang link. Agar anda lebih mengerti cara pembuatan macam-macam link tersebut, selanjutnya anda akan berlatih membuat beberapa halaman web dengan sejumlah link di dalamnya.
Sumber :
http://www.freewebs.com/buatsite/buatsite05.htm
Link terkait lainnya :
http://www.scribd.com/doc/3827449/Membuat-Web-Dengan-Dreamweaver
Contoh Membuat Website Sederhana
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>belajar</title>
<style type="text/css">
<!--
.style2 {color: #660000}
.style5 {color: #FFFFFF; font-weight: bold; }
.style6 {
color: #003300;
font-weight: bold;
}
.style7 {
font-size: x-large;
font-weight: bold;
}
-->
</style>
</head>
<body>
<table width="100%" border="0" cellpadding="0">
<tr bordercolor="#D4D0C8" bgcolor="#FFCCCC">
<td colspan="3"> <marquee> <h1 class="style2">WELCOME TO MY WEBSITE</h1> </marquee></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"><table width="100%" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr bordercolor="#663399">
<td width="20%" bgcolor="#660033"><div align="center"><a href="#"><span class="style5">Profil</span></a></div></td>
<td width="20%" bgcolor="#660033"><div align="center"></div></td>
<td width="20%" bgcolor="#660033"><div align="center"></div></td>
<td width="20%" bgcolor="#660033"><div align="center"></div></td>
<td width="20%" bgcolor="#660033"><div align="center"><a href="http://bundasyahdu.multiply.com"><span class="style5">Link</span></a></div></td>
</tr>
</table></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"> </td>
</tr>
<tr>
<td width="33%" height="155" valign="top"><table width="88%" border="1" cellpadding="0">
<tr bordercolor="#000000">
<td height="71"><a href="www.kuplug.org"><img src="logokuplug1.jpg" alt="kuplug.org" width="280" height="71" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr bordercolor="#000000">
<td><div align="center" class="style7">Pasang iklan disini</div></td>
</tr>
<tr bordercolor="#000000">
<td><div align="center" class="style7">Pasang Iklan disini</div></td>
</tr>
</table></td>
<td width="25%"><img src="luna.jpg" width="200" height="320" alt="luna maya" /></td>
<td width="42%" valign="top">Luna Maya</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3"> </td>
</tr>
<tr bgcolor="#CCFF66">
<td colspan="3"><div align="center" class="style6">dibuat oleh : Vina Maysari</div></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>
2009-04-29
Animasi karakter huruf
Tutorial ini menggabungkan antara modelling, material dan animasi teks. Teks melayang satu per satu sehingga menjadi tulisan yang terbaca pada akhirnya. Animasi ini biasa ditayangkan pada judul acara di layar TV
Materi :
Modifier : Bevel, Bevel Profile
Animasi di Curve Editor dan Dope Sheet, Ghostin
Video Post:Highlight
A. Modelling
1. Buat kurva dengan Line dan Ellipse di Viewport Front seperti pada gambar 1
2. Aktifkan objek ellips, klik panel modify:Modifier list:Bevel Profile. Klik tombol pick Profile lalu klik di kurva Line tersebut.
3. Hasilnya maka panel ellips menjadi berbingkai
4. Kita bisa mengatur ketebalan bingkai ellips tersebut di Profile Gizmo dengan mengklik tanda + di Bevel Profile. aturlah menggunakan tools Select and Scale dan Select and Rotate
Material Panel Ellips
1. Kli menu Rendering : Material Editor
2. Aktifkan slot 1 lalu drag ke Panel Ellips yang dibuat
3. agar tampil seperti ukiran batu, silakan atur parameter Diffuse Color = Bitmap atau jika tidak ada file gambarnya, bisa ke material browser lalu cari yang backgroundnya menyeruoai tekstur/warna batu. Lalu di Coordinates atur Tiling U:4.0 dan V:2.0 lalu checklist di mirror tile
4. Render F9. Jika ingin memberi cahaya dapat ditambahkan dengan cahaya Omni di depan panel Ellips.
Teks dengan Bevel
1. Buat teks, create: shapes : text. Aktifkan autogrid agar teks bisa tepat berada di panel ellpis, lalu klik di permukaan panel ellips.. atur parameter size: 100 Kerning : -2.98
2. aktifkan objek teks, klik panel Modify:Modifier List: Bevel untuk memberi efek miring pada pinggir teks. Atur parameter pada Bevel
Intersections
checklist Keep Line From crossing
Bevel Values
Start outline: -2.0
Level 1 Height : 5.0 Outline:2.0
Level 2 Height:5.0 Outline:-2.0
Material Panel Ellips
1. klik menu rendering : material Editor
2. Aktifkan slot 2 lalu drag ke panel ellips yang telah dibuat
3. Agar material seperti emas, atur parameter Reflection = Raytrace.
Blinn Basic Paarameter:
Diffuse : coklat, specular : kuning
specular Highlights (specular level : 89. glossiness : 30)
Maps : relection : Raytrace
4. Go to Parent. Agar material ellips tidak terlalu silau, atur Reflection Dimming dengan men-checklist apply, dim level : 0.5 Refl Level: 5.0
5. Jika dirender F9 hasilnya teks mempunyai refleksi seperti emas. Dapat juga ditambahkan Lampu omni dengan Shadow : on
Animasi Teks per karakter
1. Untuk memisahkan setiap huruf, klik kanan text pilih menu Convert to : Editable Mesh
2. Kini teks tidak dapat diedit, telah menjadi bentuk bebas. Aktifkan Modus Element, lalu pilih salah satu Element huruf dengan tool select object.
3. klik tombol Detach. Isi Detach as = (nama huruf) agar mudah identifikasi objek.
4. Ulangi proses Detach pada huruf lainnya.
5. Seleksi semua huruf. klik tombol select and move.
6. Agar titik pusat/pivot berada di tengah setiap huruf, klik panel Hierarchy : Pivot : Affect Pivot Only : Center to Object. Setelah itu jangan lupa matikan Affect Pivot Only.
7. Seleksi semua huruf, geser frame sleder ke frame 50. rencananya di frame 50 ini semua huruf berada di panel ellips dengan sempurna.
8. Klik tombol Set Key Kita membuat keyframe secara manual. Lalu tekan tombol gambar Kunci, maka akan ada keyframe di frame 50.
9. Geser frame slider ke frame awal (0). di frame ini semua huruf berada jauh dari panel dengan rotasi sembarang.
10. Gunakan tool select and move dan tool select and rotate untuk menggeser posisi huruf dan memutar sembarang setiap hurufnya.Setiap melakukan perubahan per huruf tekan tombol kunci.
11. Ulangi untuk setiap huruf. Lalu klik Play Animation.
Animasi menggunakan curve editor
1. Animasi lebih asyik jika rotasinya diperbesar. aturlah di curve Editor. Klik menu Graph Editor : track View - curve Editor
2. Cari objeck huruf di X Rotation, Y Rotation, Z Rotation. Atur kurva awal dengna nilai tinggi agar grafiknya menjadi curam. Misalnya pada X rotation: 700, Y Rotation : -100 , Z Rotation : -300
3. Ulangi langkah tersebut untuk huruf lainnya. Lalu klik Paly animation.
Mengatur waktu di dope sheet
1. Agar huruf animasi berurutan, klik menu Graph Editor : Track View - dope sheet.
2. Ubah tampilan keyframe menjadi bar, klik Modify subtree
3. Geser bar agar animasi berurutan. Lalu klik Play animation.
Efek Highlight dengan video Post
Render F9 adalah murni tanpa effect video. agar animasi /video lebih berkesan dapat ditambah efek-efek di Video Post
1. Pilih semua objek huruf dengan tool select object. Klik kanan pilih menu Properties. Atur obj channel = 1. Efek video hanya aktif pada selain ID = 0. OK
2. klik menu Rendering : video Post
3. Klik tool Add scene Event utuk memilih viewport yang akan diberi efek. Pilih View : Perspective. OK
4. Untuk memberi efek pada viewport perspective, klik tool Add Image Filter Event
5. Pilih Filter Plugins : Lens Effects Highlight, OK
6. Dobel klik Lens Effect Highlight di Video Post, di kotak dialog Lens Effects Event klik tombol Setup.
7. Aktifkan tombol Preview, Update dan Viewport Queque. Agar tidak terlalu banyak Highlight, atur parameter Clamp:40 di Geometry.
8. atur ukuran Size Highlight: 25.0 di Preferences
9. Untuk merender lengkap dengan efek, klik tombol Execute Sequence di video Post.
Render Still Image Video Post
Untuk merender Still Image aktifkan Single pada frame tertentu misal 50. klik tombol Render jika sudah.
Render animasi Video Post
1. Untuk merender animasinya, buatlah Event baru di Video Pos. klik tombol Add Image Output event
2. Di kotak dialog Add Image Output event. klik tombol files .. lalu beri nama dengan format AVI, klik tombol Save. Pilih metedwe Uncompresss agar hasilnya paling baik karena tidak dikompresi, namun memerlukan ruang harddisk besar.
3. Klik tombol OK, lalu klik Execute Sequence. Aktifkan Range misalnya 0 to 100, klik Render. Semoga Berhasil!!!
2009-04-28
Efek Teks Bercahaya
Materi: Extrude; cap start, cap end
Material : Opacity, gradient, additive, animasi:extrude
A. Modelling 2D/ Shaping (membuat text)
1. Di panel create shapes : text, tulis teks apa saja yang disukai misalnya shine. Dengan parameter size: 100 kerning : -4.14 Leading: -42.62
2. Klik panel modify modifier list : extrude agar menjadi 3D. Parameter, amount: 2.0
3. Copy text tersebut, klik menu edit clone, pilih copy lalu OK
4. Atur parameter Extrude pada objek text02 yang baru, menjadi amount:100.5. Kini ada 2 objek text dengan ketebalan / amount & capping yang berbeda. Matikan checklist cap start & cap end agar tidak ada penutup awal dan akhir extrude.
.
B. Material Cahaya
1. Klik menu Render Material Editor
2. Aktifkan slot1, lalu checklist 2-sided agar sisi luar dan dalam objek terlihat di viewport dan Render. Atur juga warna Diffuse = coklat muda
3. 3, Drag slot 1 ke objek text02. Kini teks terlihat sisi dalam dan luar.
4. Agar seperti pancaran cahaya, pada tab Maps, aktifkan checklist Opacity, klik tombol None, maka tampil banyak pilihan Gradient, OK.
5. Tampil parameter untuk Gradient. Matikan checklist Tile agar gradasi tidak berulang-ulang.
6. render (F9) di Viewport Perspective.
7. Kembali ke Material Editor. Klik Go to Parent
8. Agar material cahaya lebih terang dan silau, nuka extended parameters, aktifkan checklist Additive dan Amt = 1
9. Render (F9), jika cahaya terasa kurang, tambahkan lampu omni.
C. Camera dan Cahaya Omni
1. Ubah pandangan viewport perspective dengan tool Arc Rotate, tool Zoom dan Field of view.
2. Klik create Lights Omni , buat dua cahaya omni di samping atas dan bawah teks. Render F9
D. Animasi pancaran cahaya dengan extrude
1. Di viewport perspective , aktifkan autokey
2. Pastikan Time Slider di awal animasi (frame 0/100)
3. Klik panel Modify, atur parameter Extrude : Amount missal 0.5
4. Geser time slider ke frame 90/100
5. Atur parameter Extrude : Amount missal 100
6. Play animation
2009-04-25
Kisah sedih di bulan April
Meski bukan baru kali ini aku melihat langsung jenazah, namun baru kali ini aku merasa begitu dekat. Rasa pedih serta sesal karena belum sempat menjenguk membuat airmataku deras mengalir. sungguh tidak menyangka, seseorang yang pernah dekat, bahkan pernah satu rumah belum lama baru berbincang dan tertawa bersama, tiba-tiba saja pergi meninggalkan. Sebulan yang lalu, kakakku semapat tinggal di rumah kami selama tiga minggu, bahkan hampir berencana melahirkan di Depok. Sedihku tak berhenti sampai disitu, kesedihan itu semakin bertambah saat menyaksikan anak-anak kakakku meratapi ibunya saat pemakaman. Tak dapat kubayangkan sedihnya hati anak-anak itu. Ya Allah, semoga saja Engkau berikan kepada mereka ganti yang lebih baik. Amin.
Malam harinya, kami pergi menjenguk bayi kakakku, abang kecilnya Syahdu. Subhanallah, bayi itu begitu tampan, putih, lucu namun tak bergerak. tubuhnya ditempeli selang dan alat-alat kedokteran pemacu jantung. Tangis tak dapat kutahan lagi, tak kuasa melihat bayi sekecil itu sudah harus ditempeli berbagai alat seperti itu. Ya Allah, rasanya ingin kugendong dan kudekapa bayi itu. Sepulang dari sana, selepas sholat aku berdoa agar Allah subhanahu wata'ala memilihkan jalan terbaik bagi keponakanku itu. Paginya, kami menerima kabar bahwa Muhammad Fahri, namanya, telah pergi menyusul ibunya. Dalam dua hari berturut-turut kami melakukan pemakaman bagi orang-orang tercinta.
2009-03-18
Manjanya anakku
Di hari yang lain, pada sore hari aku dan anakku main ke rumah ibuku karena disana ada tanteku. Tanteku minta kuantarkan ke suatu tempat, sehingga anakku kutinggalkan bersama ibuku. Sekembalinya aku dari mengantar tante, anakku sudah tertidur lelap di rumah ibuku, sehingga kubiarkan dia menginap disana. akupun pulang. Paginya, ketika aku akan berangkat mengajar kusempatkan menengok anakku. Hasilnya, anakku merengek tidak mau melepaskan pegangannya padaku. dia tidak mau kutinggal. Hiks, sedihnya. Sore harinya, ketika aku pulang mengajar, anakku menjadi tidak mau ditinggal barang sedetik pun olehku. Bahkan untuk sholat pun susah sekali. Rupanya dia takut akan ditinggal bundanya lagi.
Berasa banget punya anak...ada yang menangisi kalau kita pergi, ada yang merindukan bila tidak ada.
bunda
Syahdu